Sayangi Diri Kita di Atas Segalanya

  • Hari kesehatan mental dunia mencoba untuk menyadarkan kita tentang pentingnya merawat kesehatan mental;
  • Utamakan kebahagiaan anda dengan tidak tergantung pada orang lain;
  • Menjaga lingkungan dan informasi yang kita serap;

10 Oktober merupakan hari kesehatan mental sedunia. Sayangnya organisasi kesehatan dunia mencatat bahwa terdapat 800 ribu orang meninggal dengan cara yang tidak alami setiap tahun akibat tekanan mental.

Angka tersebut tentu menyadarkan kita betapa pentingnya untuk mencintai diri kita. Mungkin saat ini kita merasa sedang berjalan seorang diri dan membuat perasaan kita menjadi berat. Menyayangi diri kita sendiri merupakan sebuah permulaan dari banyak hal. Oleh karena itu, dengan mencintai diri kita sendiri maka dapat membantu memperkuat pondasi mental kita.

Fokuskan pada diri kita

Di era digital ini, ketika membuka sosial media maka akan banyak menjumpai kisah sukses teman maupun kerabat yang sudah dikenal. Meskipun meningkatnya akses untuk berkomunikasi jarak jauh, tetapi tidak dapat dihindari bahwa manusia modern menjadi semakin merasa kesepian. Terdapat efek psikologi negatif dari sebuah fasilitas terhubungnya manusia secara luas.

Secara tidak langsung paparan informasi tersebut membuat diri kita merasa kurang. Semakin kita melihat gaya hidup orang lain maka semakin menilai bahwa diri kita kekurangan.

Sampai di sini, kita perlu memahami bahwa tidak ada yang salah dengan diri kita. Semua orang berada pada jalannya masing-masing. Jika orang lain memiliki keluarga dan anak, dan anda masih sendiri, tidak ada yang salah dengan hidup sendiri. Kita tidak membutuhkan orang lain untuk bahagia. Kebahagiaan adalah tugas kita, bukan kewajiban orang lain untuk membahagiakan kita.

Jika anda tidak dapat bahagia hidup sendiri, maka bersama pasanganpun anda belum tentu akan bahagia.

Apabila anda memiliki sebuah ketergantungan untuk dibahagiakan oleh orang lain, inilah awal dari kekecewaan kita terhadap sesuatu. Kewajiban kita adalah menyelesaikan masalah kita sendiri. Peduli akan tugas kita merupakan bagian dari mencintai diri sendiri.

Selain itu, jika kita terbiasa dengan melakukan semuanya seorang diri, maka kita tidak akan mudah terpengaruh dengan hal-hal berupa perkataan ataupun tindakan di luar diri kita. Kita akan fokus mengejar tujuan kita sendiri.

Pasangan hidup akan datang pada anda, tidak perlu mengejarnya. Mereka datang karena melihat kualitas anda yang mampu berkontribusi dalam sebuah hubungan. Tidak perlu terlalu tergantung, anda telah menjadi manusia yang utuh.

Lindungilah mental kita dengan menyaring informasi

Sebuah penelitian tantang otak menunjukkan bahwa jika kita belajar sesuatu yang baru maka kapasitas otak kita akan semaking mengembang atau jaringan di dalam otak semakin terhubung satu sama lain. Penelitian ini menjawab keraguan bahwa otak kita akan berhenti untuk berkembang pada usia tertentu. Sebaliknya, dengan adanya temuan yang menyatakan otak kita tidak berhenti untuk berkembang maka tidak ada kata untuk berhenti belajar.

Sayangnya tidak semua hal yang kita pelajari bernilai sama. Otak kita merespon apapun yang masuk sebagai sebuah pelajaran. Jika kita mencerna sebuah informasi yang buruk, maka otak kita juga akan menyimpannya dalam sebuah memori.

Maka, manfaatkan kelebihan dari otak kita tersebut untuk mencerna informasi yang positif serta mendukung langkah anda untuk berkembang. (ed/a)