Proses Menghasilkan Karya Kreatif

Creative O-Meter

Perkembangan teknologi yang semakin pesat berpotensi akan mengancam pekerjaan manusia. Robot, mesin dan komputer akan menggantikan pekerjaan manual secara besar-besaran di masa depan.

Banyak orang memprediksi, bahwa pekerjaan yang menjanjikan adalah karya kreatif, termasuk karya seni (lagu, cerita, film, lukisan, fotografi, masakan, dsb). Pekerjaan tersebut menawarkan sebuah hak cipta individual yang keuntungannya mengalir terus selama masih digunakan. Selain itu saintis, insinyur dan pekerjaan yang berhubungan dengan ilmu alam pun juga membutuhkan kreativitas untuk menghasilkan temuan-temuan yang lebih bermanfaat, hemat, menarik dan juga lebih mudah diaplikasikan.

Namun, tahukah bahwa dalam sebuah pekerjaan untuk menghasilkan karya kreatif tidaklah mudah?

Pekerjaan ini membutuhkan ketekunan, pengalaman, pengetahuan sehingga apa yang dihasilkan sesuai dengan minat masyarakat. Sudah banyak penelitian tentang otak manusia yang mencoba mengungkapan tentang proses kreatif tersebut. Dari berbagai apa yang sudah diungkapkan, tulisan ini mencoba membahas tentang apa saja yang diperlukan dalam menghasilkan karya kreatif? dan bagaimana karya kreatif pada akhirnya dapat mempunyai nilai komersial dan memberikan kita keuntungan ekonomi?

Pertama kita perlu menelaah apa itu karya kreatif? Karya kreatif merupakan sebuah upaya untuk menghasilkan karya berbeda, menarik, dan unik yang berasal dari hal biasa sehari-hari. Dalam prosesnya hal tersebut dapat melalui penggabungan untuk menghasilkan fungsi yang baru maupun bentuk yang baru.

Saya akan mencoba menggambarkannya dengan skala #Creative-O-Meter:

#Creative-O-Meter

Kita dapat melihat sebuah garis lurus yang pada ujung kiri adalah sebuah karya yang biasa. Sedangkan pada ujung sebaliknya adalah sebuah karya yang berbeda sama sekali. Karya biasa akan berkesan membosankan, sementara karya yang berbeda sama sekali akan menghasilkan sesuatu yang “terlalu gila” sehingga menjadi aneh dan tidak ada yang akan mau menggunakan atau memanfaatkannya.

Maka sebuah karya kreatif adalah tidak terlalu aneh dan juga tidak terlalu membosankan. Untuk menemukannya, jalan satu-satunya adalah dengan eksplorasi. Mencoba hal-hal baru yang berada di luar kebiasaan. Menantang otak dan tenaga kita untuk terus mencoba dan mengkombinasikan berbagai kemungkinan. Sampai kita menemukan formula yang tepat, letaknya berada pada posisi tengah-antara hasil yang dianggap membosankan dan aneh-, itulah karya kreatif yang dapat berguna.

#Creative-O-Meter

Karena proses untuk menemukan titik keseimbangan atau karya kreatif yang memiliki manfaat dan bernilai ekonomi tidaklah singkat. Maka jangan takut untuk membuat kesalahan dan mengambil resiko. Tetaplah mencoba dan menghasilkan karya.

Ketika waktunya tiba nanti, disitulah orang lain membutuhkan karya kreatif kita dan kita merasa nyaman dengan karya kita.(a)